Akhirnya setelah sekian lama, gue kembali buka blog gue yang entah udah gak berbentuk ini. Cukup lama juga gak ngepost. Kalau bukan karena gak ada kerjaan, mungkin gue gabakal buka blog ini. Tadi siang gue baca blog temen gue, Sella. Tulisannya bagus, walaupun mungkin dia gak berniat buat jadi motivator dalam setiap postingannya, tapi sebenernya ada kata-kata yang bisa jadi motivasi buat yang baca. I love her blog since Junior High School. Finally, gue udah ngelewatin 1 batu loncatan di tahun terakhir gue di SMA. Minggu ini gue baru selesai ujian nasional. Entah gimana hasilnya, tapi gue berharap dikasih yang terbaik sama Allah, sesuai sama usaha & ibadah gue lah seenggaknya. Alhamdulillah tahun ini gue gak pake bocoran, sama seperti 3 tahun lalu waktu UN SMP. Jadi semoga hasilnya sama memuaskannya seperti waktu SMP. Akhir-akhir ini entah kenapa gue jadi terlalu banyak mikir. Mungkin emang udah seharusnya sih karena bentar lagi gue lulus dan harus lanjut kuliah. Tapi pikiran gue gak terpusat cuma buat jenjang pendidikan tapi kebagi-bagi ke masalah lainnya. Masalah kehidupan remaja ababil. Terlalu banyak topik bahasan yang tertampung diotak gue. Mulai dari masalah perkuliahan, ujian masuk, tawaran jalur masuk tanpa tes namun butuh uang yang ‘berlebih’, masalah keluarga, masalah pertemanan, masalah hati, sampe masalah finance.
Honestly, gue masih belum tau mau ngelanjutin kuliah kemana nantinya. Dulu gue sempet bercita-cita jadi akuntan tapi orang tua gue nyuruh buat jadi dokter. So, I wanna be a Doctor. Gue udah nyoba mantepin semuanya, mulai dari mental sama skill. Gue bela-belain masuk program ipa biar bisa ngewujudin keinginan mama. Tapi tiba-tiba sebulan lalu orang tua gue bilang gue gausah ngambil kedokteran. Cukup sakit hati. Nyesek. Hal yang selama ini gue perjuangkan tiba-tiba dipatahkan gitu aja. Gue gatau apa alasannya, gue cuma bisa diam termenung. Akhirnya beberapa hari kemudian papa bilang gue masuk Teknologi Informatika UI aja. Dan oke gue iya-in. Perlahan-lahan gue nyoba bangkitin semangat gue yang hilang entah kemana. Gue coba bangun lagi kepercayaan diri gue, gue coba buat kuatin tekad gue lagi. Tapi sulit. Gue udah keburu sakit hati. Gue sebenernya bukan orang yang gampang dipatahin dan dibuat down gitu aja, cuma ini udah masalah dengan orang tua, gue gak bisa nentang. Perlahan-lahan gue mulai bangkit, gue udah bisa nerima kenyataan. Gue pilih Teknologi Informatika UI. Tapi baru beberapa hari habis disuruh pilih Teknik Informatika, gue kasih tau papa kalo pak Eko nawarin buat ambil jalur paralel UI. Papa suruh nanya ke pak Eko syarat dan ketentuannya. Tapi gue terlalu males buat ketemu pak Eko dan gue emang gak pernah ada niatan buat masuk kelas paralel. Gue mau ikut SNMPTN. Akhirnya gue gak nanya sama pak Eko, tapi akhirnya papa suruh gue pilih Ilmu Komputer UI aja. Dan kata temen gue Ilmu Komputer UI gradenya bagus, yaudah gue putusin gue ambil FASILKOM UI. It will be my last target. I won’t change it. This is the last, and I will make my parents’ dream come true. Honestly, I still wanna be a Doctor, but I should choose one of them, and FASILKOM is my next target!
Cukup untuk masalah perkuliahan. Kalo gue bahas itu, gabakal pernah selesai kecuali kalo sekarang ini udah bulan september dan hari ini adalah hari pertama gue memulai masuk kuliah. Btw, akhir-akhir ini gue jadi sering labil. Biasalah anak jaman sekarang, urusan masalah hati. Semakin hari gue semakin moody dan melancholist. Gue agak enek sama sikap gue sendiri, tapi gue gak bisa ngehindarin begitu aja. Sulit. Gue sekarang bisa dibilang lagi deket sama temen gue. Gue juga udah pernah jujur sama dia tentang perasaan gue. Dan dia juga udah pernah jujur, tapi perasaan kita berbeda. Itu penyebab kenapa sampai sekarang kita cuma temenan, dan sampai kapanpun akan selalu jadi temen. Dia punya seseorang spesial diluar sana. Jadi gue men-spesial-kan orang yang udah punya seseorang spesial dan seseorang spesialnya dia juga ternyata punya seseorang spesial yang lain. Cukup complicated, tapi itu nyata. Gue gabisa mungkirin perasaan gue sendiri, gue ngerasa nyaman sama dia. Tanpa gue sadari, perlahan-lahan gue berubah jadi lebih alim dan lebih baik. Mungkin salah satu penyebabnya karena gue mau stay close sama dia yang notabennya anak alim. Gue sebenernya gak ngerti kenapa bisa stuck sama dia, tapi emang mungkin udah jalannya Allah. Gue udah berkali-kali nyoba buat move on tapi gue berkali-kali juga gagal. Ada kalanya gue udah berhasil ngejauh, tapi tiba-tiba dia yang dateng gitu aja, merusak segala usaha dan jerih payah move on gue. Kadang gue seneng, tapi lebih kadang lagi gue sedih kalau tiba-tiba gue sadar dia punya yang lain, yang jauh lebih baik dari gue.
Never mind, I’ll find someone like you. I wish nothing but the best for you. –Adele (Someone Like You)
Akhir-akhir ini hubungan gue sama dia lagi baik-baiknya. Tapi ada aja emang halangannya, disaat kayak gini gue malah ada masalah sama temen baik gue. I think she was jealous when she saw me have a small talk. I don’t know what to do. She is my bestfriend but I just can’t hide my feeling. Tapi yaudalah, let it flow. Biar waktu yang nentuin segalanya. Dulu gue sempet ngomong sama dia juga dan dia bilang “kita jalanin aja dulu.” Entah akhirnya gimana, gue gabisa tebak.
Mungkin kita bakal terus-terusan kayak gini. Ngga maju, ngga mundur. Well, we're not ordinary couple, not ordinary friends. We just we. -Sella Arby
Semakin gue pikirin, semakin campur aduk perasaan gue. Perasaan gue 2 hari terakhir ini kayak rujak yang dijual di depan sekolahan, campur aduk banget. Gue cuma bisa nunggu lampu biru di hp gue nyala. Tapi 2 hari ini tak kunjung nyala juga. Tadi waktu online facebook dia sempet online, karena jarang online yaudah gue sapa. Sempet bales 2 kali, trus tiba-tiba off. Yasudah, mungkin emang mendingan gitu. Daripada dia terus-terusan php. Tapi 2 hari yang lalu sih dia sudah cukup jadi php yang handal.......yaudahlah. Sooner or later, I will let you go and I will try to move on :')
Btw, happy birthday for my beloved one, Lidya Kartika. Today is your 18th birthday. All the best for you. Imma sorry I didn't come to your house. I just don't have any reason to go outside. Imma to lazy too. Imma sorry. And deep concolence for my Senior, Kak Rachmandityo Prastawa. Rest In Peace, Kak. Even though I don't know you, but today I hope Allah give the best place for you in Heaven. See you later, Kak :D
The world is catching up to you while you're running away to chase your dream. Its time for us to make a move, cause we are asking one another to change and maybe I'm not ready. -Asher Book (Try)
"And if you got something that you need to say, you better say it right now. Cause you don't have another day. Cause we're moving on and we can't slow down." -Vitamin C (Friends Forever)
kisses, Maria Ulfah
Mungkin kita bakal terus-terusan kayak gini. Ngga maju, ngga mundur. Well, we're not ordinary couple, not ordinary friends. We just we. -Sella Arby
Semakin gue pikirin, semakin campur aduk perasaan gue. Perasaan gue 2 hari terakhir ini kayak rujak yang dijual di depan sekolahan, campur aduk banget. Gue cuma bisa nunggu lampu biru di hp gue nyala. Tapi 2 hari ini tak kunjung nyala juga. Tadi waktu online facebook dia sempet online, karena jarang online yaudah gue sapa. Sempet bales 2 kali, trus tiba-tiba off. Yasudah, mungkin emang mendingan gitu. Daripada dia terus-terusan php. Tapi 2 hari yang lalu sih dia sudah cukup jadi php yang handal.......yaudahlah. Sooner or later, I will let you go and I will try to move on :')
Btw, happy birthday for my beloved one, Lidya Kartika. Today is your 18th birthday. All the best for you. Imma sorry I didn't come to your house. I just don't have any reason to go outside. Imma to lazy too. Imma sorry. And deep concolence for my Senior, Kak Rachmandityo Prastawa. Rest In Peace, Kak. Even though I don't know you, but today I hope Allah give the best place for you in Heaven. See you later, Kak :D
The world is catching up to you while you're running away to chase your dream. Its time for us to make a move, cause we are asking one another to change and maybe I'm not ready. -Asher Book (Try)
"And if you got something that you need to say, you better say it right now. Cause you don't have another day. Cause we're moving on and we can't slow down." -Vitamin C (Friends Forever)